
LOMBOK TENGAH — Sirkuit Pertamina Mandalika kembali menjadi pusat perhatian dunia setelah Marco Bezzecchi berhasil memenangkan balapan utama MotoGP Indonesia 2026 pada Minggu, 11 Oktober 2026. Pembalap Aprilia Racing tersebut menyelesaikan 27 putaran dengan waktu 40 menit 46,582 detik, disusul Raul Fernandez di posisi kedua dan Jorge Martin di posisi ketiga. Hasil ini menjadi pencapaian istimewa bagi Aprilia karena empat pembalap yang menggunakan motornya menguasai empat posisi teratas. Sementara itu, Marc Marquez harus puas finis di urutan keenam.
Keseruan akhir pekan balap tidak hanya terjadi di kelas MotoGP. Di kelas Moto3, Maximo Quiles meraih kemenangan sekaligus memastikan gelar juara dunia Moto3 2026 meski musim masih menyisakan lima putaran. Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, menyelesaikan balapan di posisi keenam. Hasil tersebut menjadi salah satu cerita menarik bagi penggemar balap Tanah Air, karena Veda mampu bersaing dengan para pembalap muda dunia di hadapan penonton Indonesia.
Namun, Mandalika bukan hanya tentang deru mesin dan persaingan di lintasan. Kawasan wisata di Lombok Tengah ini juga menawarkan pantai berpasir putih, perbukitan hijau, dan pemandangan Samudra Hindia. Wisatawan dapat mengunjungi Pantai Kuta Mandalika, Pantai Tanjung Aan, Pantai Seger, hingga Bukit Merese untuk menikmati panorama laut dari ketinggian. Perpaduan olahraga internasional dan keindahan alam tersebut membuat Mandalika memiliki daya tarik bagi pengunjung yang ingin melanjutkan perjalanan setelah menyaksikan balapan.
Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata menyebut penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 mencatat lebih dari 150 ribu pengunjung, dengan dampak ekonomi yang diperkirakan mencapai Rp5 triliun. Aktivitas selama acara berpotensi menggerakkan berbagai sektor, mulai dari hotel, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Meski demikian, manfaat tersebut perlu terus dijaga agar juga dirasakan masyarakat lokal secara berkelanjutan. Dengan kemenangan Bezzecchi dan daya tarik alam yang dimiliki Lombok, Mandalika kembali memperlihatkan bahwa ajang olahraga internasional dapat berjalan beriringan dengan promosi pariwisata Indonesia.
0 Comments